Contoh Laporan Dana Kas Kecil

Contoh Laporan Dana Kas Kecil

Contoh Laporan Dana Kas Kecil – Kas adalah salah satunya alat pertukaran dan dipakai sebagai ukuran dalam akuntansi.

Dalam neraca kas adalah aktiva yang paling lancar, dalam makna yang tersering berbeda nyaris pada tiap transaksi bisnis dengan faksi luar selalu memengaruhi kas.

Daya membeli uang dapat beralih-alih kemungkinan naik atau turun tapi pengurangan daya membeli ini tidak menyebabkan penilaian kembali pada kas.

Kas ialah asset keuangan yang dipakai untuk aktivitas operasional perusahaan. Kas adalah asset yang paling likuid sebab bisa dipakai untuk bayar keharusan perusahaan.

Tidak ada standard akuntansi khusus berkaitan dengan kas tetapi pada umumnya diulas dalam standard mengenai instrument keuangan.

Kas terhitung instrumen keuangan dalam kategorisasi asset keuangan. Dana Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas dipakai untuk membayar aktivitas substansi. Dana Kas terdiri dari uang kartal yang ada di sebuah substansi, uang disimpan dalam rekening bank dan sama dengan kas.

Kas pada umumnya dipakai sebagai alat pembayaran untuk rutinitas operasi perusahaan tanpa satu limitasi. Ada saatnya kas dipunyai untuk maksud tertentu hingga tidak bebas dipakai untuk aktivitas operasional perusahaan.

Pengaturan intern yang lebih bagus sangat kemungkinan bila pembayaran dilaksanakan lewat check. Namun, memakai check untuk bayar dengan jumlah kecil benar-benar mempersulit dan tidak ringkas.

Karena itu dibentuklah satu dana khusus untuk mengatasi permasalahan itu dengan membuat dana kas kecil (Petty kontan fund).

Pengertian Kas Kecil adalah

Dana kas kecil (Petty kontan fund) Dana kas kecil ialah beberapa uang tunai yang disisihkan dalam perusahaan yang dipakai untuk layani tunai tertentu yang disisihkan dalam perusahaan yang dipakai untuk layani pengeluaran-pengeluaran tertentu.

Umumnya pengeluaran-pengeluaran yang dilaksanakan lewat dana kas kecil ialah pengeluaran yang banyaknya tidak terlalu besar dan pengeluaran-pengeluaran yang lain yang dilaksanakan dengan check.

Laporan Kas Kecil

Perlu Anda ketahui bawha laporan kas kecil dalam laporan keuangan dimasukkan dalam Neraca atau Laporan Posisi Keuangan, khususnya pada kelompok Aset Lancar atau Current Asset.

1. Pembentukan Dana Kas Kecil

Hal yang paling penting dalam pembentukan kas kecil adalah biasanya jumlah dana kas kecil ditaksir dengan memperhitungkan kebutuhan dan untuk tiga atau empat minggu.

Memberikan estimasi kepada Bendahara, kemudian bendahara menarik cek dan memberikannya kepada pemegang kas kecil.

Pemegang kas kecil mencairkan / menguangkan cek, kemudian dokumen yang tersedia untuk pembentukan dana kas kecil seperti surat keputusan dari pejabat yang berwenang dan bukti kas keluar cek

2. Pembayaran Melalui Dana Kas Kecil

Pemegang kas kecil (kasir) mempunyai kewenangan untuk melakukan pengeluaran kas dengan menggunakan uang yang terdapat dalam kas kecil sepanjang tidak bertentangan dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

Dokemen yang tersedia untuk pengeluaran kas kecil adalah a) Permintaan pemakaian kas kecil, b) Bukti pengeluaran kas kecil dan c) Dokumen pendukung (Nota/ Kwitansi).

3. Pengisian Kembali Dana Kas Kecil

Maksud dari pengisian kembali dana kas kecil adalah permintaan pengisian kembali dilakukan oleh pemegang kas kecil.

Pemegang kas kecil harus menyiapkan daftar pengeluaran (pemakaian) kas kecil yang telah dilakukan dengan dilampiri bukti-bukti pendukung pengeluaran kas kecil.

Dan apabila uang yang terdapat dalam dana kas kas kecil mencapai tingkat minimum, maka dana harus diisi kembali, seperti a) Dokumen yang tersedia untuk pengisian kembali dana kas kecil, b) Permintaan Pengisian kembali kas kecil, c) Bukti pengeluaran kas kecil, d) Bukti kas keluar, dan e) Dokumen Pendukung (Nota, dan Kwitansi).

Buku Kas Kecil

Dengan menggunakan metode dana tetap atau Imprest Fund System,bahwa pencatatan dana kas kecil dengan sistem dana tetap (Imprest Fund System) jumlah kas akan selalu tetap.

Besarnya penggantian sebesar pengeluaran yang telah dilakukan sehingga saldo kas kecil selalu tetap seperti semula. Untuk mengetahui sisa uang yang ada dalam kas kecil, kasir kas kecil bisa membuat catatan kas kecil.

Tetapi perlu diketahui bahwa metode tetap, kasir kas kecil tidak mencatat pemakaian dana kas kecil dalam jurnal. Buku kas kecil hanya merupakan catatan intern kasir kas kecil dan tidak dapat dijadikan dasar pencatatan dalam buku besar.

Untuk mengetahui dari format dari buku kas kecil, kami akan berikan sebuah contoh untuk Anda. Berikut adalah format dari buku kas kecil.

1. Metode Dana Tetap (Imprest Fund System)

Contoh Laporan Dana Kas Kecil

Selanjutnya Anda harus memahami kembali tentanga pencatatan dana kas kecil pada metode dana tetap, yang bisa Anda pelajari adalah sebagai berikut :

Contoh Laporan Dana Kas Kecil

2. Dana Kas Kecil Metode Fluktuasi (Fluctuation Fund System)

Dalam dana kas kecil metode fluktuasi, pemakaian kas kecil oleh kasir kas kecil dicatat dalam bentuk jurnal formal sehingga buku kas kecil dapat digunakan sebagai dasar pencatatan dalam buku besar.

Dana kas kecil ditentukan dalam jumlah yang tetap, sehingga jumlah pengganti dana kas kecil (pengisian kembali) tidak harus sama dengan jumlah yang dikeluarkan.

Oleh karena itu dalam metode dana tidak tetap tidak perlu jurnal penyesuaian terhadap saldo dana kas kecil pada akhir periode.

Contoh Laporan Dana Kas Kecil

Perbedaan Dana Tetap dan Tidak Tetap

Berikut ini adalah perbendaan antara metode dana tetap dengan metode dana tidak tetap yang bisa Anda pelajari untuk membuat laporan dana kas kecil :

Contoh Laporan Dana Kas Kecil

3. Pemeriksanaan Dana Kas Kecil

Pada tahap pemeriksaan dana kecil Anda harus melakukan setiap akhir periode pemegang dana kas kecil harus mempertanggungjawabkan semua pengeluaran dana kas kecil.

Selain pemeriksaan pada buku kas kecil yang di lampiri bukti transaksi pengeluaran kas kecil, perhitungan uang kas secara fisik juga di lakukan.

Surprised Audit adalah pemeriksa dana kas kecil secara mendadak.

Perhitungan uang di lakukan oleh pemeriksa dan di saksikan oleh 2 orang atau lebih dan dibuat berita acara. Pengelolaan dana kas kecil perlu dilakukan, karena perusahaan melakukan pembayaran biaya-biaya secara tunai.

Contoh laporan dana kas kecil ini adalah jumlah saldo kas kecil menurut perhitungan fisik harus sama dengan saldo dana kas kecil menurut catatan. Saldo kas kecil dapat di hitung sebagai berikut:

Contoh Laporan Dana Kas Kecil

Lebih jelasnya coba Anda perhatikan Berita Acara Perhitungan Kas Kecil di bawah ini, contoh ini terperinci lagi di mana terdapat menurut catatan dan perhitungan fisik dana kas kecil.

4. Selisih Dana Kas Kecil

Apabila kas kecil menurut perhitungan fisik lebih besar daripada kas menurut catatan di sebut selisih kas lebih (csah overage),

Sedangkan kas apabila kas menurut fisik lebih kecil daripada kas kecil menurut catatan di sebut dengan selisih kas kurang (cash shortage).

Perlu Anda ketahui bahwa selisih kas dapat terjadi karena bebarapa faktor yang terjadi, berikut adalah faktor yang mempengaruhinya :

  • Jumlah yang di terima atau di keluarkan lebih besar atau lebih kecil daripada jumlah yang seharusnya di catat, karena tidak terjadinya pecahan kecil.
  • Kehilangan akibat kekeliruan saat transaksi pertukaran, misal saat memberikan uang kembali.
  • Adanya uang palsu
  • Kesalahan pencatatan dalam jurnal
  • Sebab-sebab lain yang sama sekali tidak di ketahui

Pada akhir periode pencatatan, selisih kas di anggap sebagai pendapatan, dan selisih kurang di anggap sebagai kerugian atau beban. Dalam laporan laba rugi selisih kas di informasikan sebagai pendapatan / beban di luar usaha.

5. Laporan Mutasi Dana Kas Kecil

Tahap Akhir dalam Buku Kas Kecil adalah Laporan Mutasi Dana Kas Kecil yang harus Anda tuangkan dalam sebuah laporan kas kecil.

Laporan mutasi dana kas kecil merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana kas kecil selama periode tertentu.

Laporan mutasi dana kas kecil memuat informasi berupa saldo awal kas kecil, pengeluaran kas kecil yang di sertai buku penggunaanya, selisih kas kecil pada periode tertentu, serta pengisian kembali dana kas kecil.

Soal Essay Kas Kecil dan Jawabannya

Untuk mengukur kemampuan Anda dalam memahami buku kas kecil, kami akan memberikan sebuah soal terkait dengan Laporan Dana Kas Kecil.

Tentunya soal essay ini kami lengkapi dengan pembahasannya, agar memberikan sebuah gambaran dalam membuat sebuah laporan kas kecil.

Soal Essay Kas Kecil

Contoh Laporan Dana Kas Kecil

PD Makmur Kencana menyelenggarakan dana kas kecil untuk pengeluaran-pengeluaran yang relatif kecil. Pada tanggal 31 Desember 2020 saldo dana kas kecil menurut catatan adalah Rp. 5.750.000,00. Pemeriksaan fisik di lakukan dan di ketahui saldo dana kas kecil secara fisik adalah Rp5.500.000,00. Dari data tersebut maka jurnal untuk mencatat selisih dana kas kecil adalah …

Jawaban Soal Essay Kas Kecil

Mungkin cukup sekian postingan kali ini tentang contoh laporan dana kas kecil dan penjabarannya secara lengkap, semoga bermanfaat.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *