SSCN P3K 2021

SSCN P3K 2021

SSCASN.BKN.Go.Id – Hallo sahabat Pendidikan SCH.ID kali ini mimin akan informasikan kembali terkait login sscn 2021 atau sscn p3k 2021.

Rencana Pemerintah untuk memberi kesempatan kepada tenaga honorer tahun 2021 kini terbuka lebar, hal ini karena pemerintah punya alternatif yang dimanfaatkan bagi honorer agar bisa meningkatkan taraf hidup yaitu dengan mengikuti program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK 2021) atau P3K 2021.

Siapkan Berkas Anda, Pendaftaran CASN (CPNS dan PPPK) dimulai 18.30 WIB Secara Serentak di Satu Portal yaitu sscn.bkn.go.id 2021 daftar, 30 Juni 2021.

Kabar pembukaan CPNS beserta Jadwalnya sudah ramai beredar namun kenapa pada saat akses Web SSCASN BKN belum ada link untuk mendaftar, itu yang di rasakan mimin sebelumnya?

Nah.. Ketika kita masuk ke laman resmi SSCASN ternyata ada keterangan “Soon” yang artinya adalah akan segera hadir untuk pembukaan CPNS, PPPK (Non Guru) dan PPPK Guru.

Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah pembukaan CPNS 2021 masih dalam proses, belum fix atau gimana, nah pertanyaan dalam diri kita seperti itu wajar-wajar saja.

Pendaftaran CPNS dan PPPK Resmi dibuka mulai 30 Juni 2021 Pukul 18.30 WIB hingga 21 Juli Pukul 23.59 WIB. Anda bisa juga lihat-lihat informasi terbaru seputar seleksi CPNS pada kategori CPNS dan P3K pada laman kami.

Dilansir dari Kompas.com bahwa menurut pernyataan dari BKN melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono bahwa :

Pendaftaran CASN 2021 (CPNS, PPPK Guru dan PPPK Non Guru) akan dimulai pada Rabu Sore (31 Juni 2021) dan ketika ditanya lebih lanjut mengenai waktunya, beliau menjawab Pukul 6.30 (18.30) WIB.

SSCN LOGIN

Sembari menunggu sore ini apa saja yang perlu disiapkan apabila ingin melamar tes CPNS maupun PPPK 2021, dokumen yang diunggah menurut info dari laman SSCASN, baik untuk CPNS, PPPK guru maupun non-guru, dokumen persyaratan yang bakal diunggah adalah sebagai berikut:

  1. Scan PasFoto berlatar belakang merah maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg
  2. Scan Swafoto maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg
  3. Scan KTP maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg
  4. Scan Surat Lamaran maksimal 300 Kb bertipe file pdf
  5. Scan Ijazah + Serdik/STR maksimal 800 Kb bertipe file pdf
  6. Scan Transkrip Nilai maksimal 500 Kb bertipe file pdf
  7. Scan Dokumen Pendukung lainnya maksimal 800 Kb bertipe file pdf.

Mengenal Sistem CAT untuk Tes CPNS dan PPPK 2021

Tes penerimaan aparatur negeri sipil dalam formasi PNS dan PPPK akan segera dimulai. Pemerintah telah resmi menyatakan bahwa sistem seleksi nantinya akan menggunakan CAT (Computer Assisted Test) atau metode berbasis komputer.

Dengan serba digital, diharapkan pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan cepat, efisien dan transparan karena pelaksanaan ujian menggunakan beberapa fitur yang memungkinkan minimnya proses kecurangan dalam pengerjaan. Seperti penggunaan calo atau joki ujian CPNS dan PPPK.

Meski begitu, beberapa pihak masih belum memahami betul bagaimana seleksi dilaksanakan dengan basis komputer dan bagaimana cara kerja dari CAT sendiri.

Tenang saja kami akan membahas apa itu CAT dan fakta seputar CAT sebagai metode penyelesaian ujian seleksi CPNS dan PPPK di tahun 2021.

Apa Itu CAT ?

Dilansir dari website resmi Kementerian PANRB, yang dimaksud dengan CAT adalah tes dalam seleksi CPNS berbasis komputer, di mana nilai dari tes tersebut dapat diawasi langsung oleh masyarakat umum saat peserta mengerjakan soal atau setelah tes berlangsung.

CAT sendiri sudah digunakan sejak seleksi CPNS tahun 2013 sebelumnya, di mana penggunaannya diiringi harapan agar negara mendapat sumber daya manusia (SDM) yang baik dan profesional, yang dapat turut memajukan Indonesia.

CAT merupakan suatu metode seleksi menggunakan bantuan media komputer yang difungsikan untuk mendapat standar minimal kompetensi dasar yang diaplikasikan dalam seleksi CPNS.

Metode ini digunakan dengan tujuan mendapatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mempunyai etika profesi, nilai dasar, serta professional dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik.

Metode CAT tidak hanya digunakan untuk seleksi CPNS dalam Formasi Umum, melainkan juga diterapkan dalam Formasi Khusus seperti Putra/Putri Lulusan Terbaik Dengan Predikat “Cumlaude”, Penyandang Disabilitas, Diaspora, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, serta tenaga pengamanan siber (cyber security).

Bagaimana Cara Kerja CAT ?

Penggunaan metode CAT merupakan pelengkap dari rangkaian seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021 ini. Dalam ruang tes, nantinya setiap peserta akan mendapat soal yang berbeda dengan peserta lain meski meja mereka bersebelahan.

Meski diawasi oleh sedikit petugas pengawas, nantinya akan tersedia monitor CCTV yang tersedia dalam ruang pengawas. Dengan begitu, pengawas lainnya dapat mengawasi jalannya tes seleksi meskipun tidak berada dalam ruangan yang sama dengan para peserta. Penggunaan CCTV membantu jalannya tes agar tetap aman, kondusif dan adil.

Sebelum memasuki ruangan, peserta akan diperiksa secara detail untuk meminimalisir membawa barang yang dilarang dan barang berlebih.

Nantinya, para peserta hanya diperbolehkan membawa Kartu Tanda Penduduk asli dan kartu peserta seleksi CPNS. Barang-barang lainnya disimpan dalam tas yang telah dititipkan pada petugas penyelenggara.

Masyarakat atau pengantar dapat menyaksikan hasil secara langsung atau real time selama peserta mengerjakan tes tersebut dengan media layar monitor yang akan disediakan di luar ruangan tes.

Tes berlangsung dalam waktu 90 menit, kecuali untuk pelamar Formasi Khusus Penyandang Disabilitas, terutama penyandang disabilitas sensorik netra.

Apabila waktu yang ditentukan habis, maka laman soal akan otomatis tertutup dan nilai akan langsung diterima oleh peserta.

Dalam waktu 90 menit tersebut, peserta akan diberi pertanyaan 100 butir soal SKD. Soal tersebut akan terbagi dalam tiga kelompok, yaitu 30 tes wawasan kebangsaan (TWK), 35 soal tes intelegensi umum (TIU) dan 35 soal tes karakteristik pribadi (TKP).

Tips Mengerjakan Tes CPNS

Adapun tips mengerjakan tes CPNS menggunakan CAT adalah dengan mendahulukan mengerjakan soal TWK dan TKP karena jenis soal TIU memerlukan waktu yang lebih lama sebagai soal hitungan. Dengan begitu, peserta dapat mengoptimalkan waktu pengerjaan dan tidak bentrok dengan batas akhir waktu pengerjaan.

Fakta Metode CAT

Mari kita pelajari fakta metode CAT untuk pendaftaran PPPK atau P3K, CPNS, agar kita dapat mempelajari lebih jauh lagi, seperti mengenal Efektif dan Efisien dari metode CAT.

Lebih Efektif dan Efisien

Menggunakan sistem digital tidak melulu menyusahkan, asalkan mempelajari metodenya dengan tepat. Metode tes CPNS dan PPPK menggunakan CAT memudahkan penyelenggaraan seleksi tes karena peserta dapat mengerjakan tanpa harus repot menghapus jawaban yang salah, cukup dengan mengganti pilihan dalam sekali klik.

Pada tes nantinya, peserta akan dihadapkan tampilan layar dengan tata letak soal pada posisi sebelah kanan layar dan navigasi nomor soal serta indikator waktu pada sisi kiri.

Pada bagian atas, terdapat menu yang menampilkan nomor ujian dan nama peserta, jumlah soal, batas waktu pengerjaan soal, jumlah soal yang telah dijawab, jumlah soal yang belum dijawab dan sisa waktu pengerjaan soal.

Cepat, Akuntabel dan Transparan

Kami juga melansir dari situs liputan6.com, bahwa CAT tidak hanya singkatan untuk Computer Assisted Test, melainkan juga untuk :

C – Cepat:

CAT BKN memberi jaminan hasil yang didapat peserta dapat langsung dilihat tanpa harus menunggu dalam periode waktu tertentu. Jadi, setelah mengerjakan soal, peserta dapat langsung mengakses hasil akhir dari tes yang telah dikerjakan sebelumnya. Nilai hasil ujian akan langsung keluar pada saat selesai ujian.

A – Akuntabel:

Hasil atau nilai ujian menggunakan metode CAT BKN dapat dipertanggung jawabkan sepenuhnya. Setiap penyelesaian soal yang dilakukan oleh peserta terekam dan termonitor dalam sistem sehingga memudahkan dalam proses audit apabila terjadi hal-hal yang tidak terduga selama ujian seleksi berlangsung.

T – Transparan:

Proses ujian seleksi dengan metode CAT BKN nantinya dapat diawasi dan dipantau semua pihak, baik pengawas maupun masyarakat dan pengantar dari pihak peserta. Sistem akan dengan cepat merekam tiap pergerakan nilai dari awal pengerjaan soal hingga penyelesaian akhir, juga sistem dapat melacak setiap pergantian jawaban yang dilakukan oleh peserta.

Station CAT Tersebar di Seluruh Indonesia

Sistem atau metode CAT BKN dipercaya menjadi satu-satunya media yang digunakan dalam pelaksanaan tes seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021 nanti. Metode ini dikembangan menggunakan basis teknologi informasi aplikasi yang terhubung dengan sebuah station.

Dilansir dari liputan6.com, station CAT di Indonesia tersedia di seluruh Kantor Regional BKN maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT BKN) yang tersebar dari wilayah Aceh hingga Papua, atau berada di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini dimaksudkan untuk mendukung kebutuhan tes seleksi CPNS dan PPPK yang melibatkan peserta dalam jumlah banyak. Tidak jarang instalasi CAT ini disediakan secara mobile oleh pihak instansi melalui asistensi Badan Kepegawaian Negara.

Dijelaskan, pihak instansi pengguna harus menyediakan kebutuhan sarana dan prasarana, seperti PC atau laptop, jaringan internet, layar proyektor, layar informasi dan masih banyak lagi. Nantinya, pihak BKN akan membantu dalam asistensi instalasi aplikasi dan soal CAT.

Metode berbasis komputer ini menggunakan cara kerja secara daring atau online, dengan menggunakan komputer atau laptop yang terhubung dengan jaringan internet, sehingga peserta tidak perlu membawa kertas dalam proses pengerjaan soal nantinya.

Meski begitu, diharapkan peserta tetap fokus dan membaca setiap instruksi dan soal dengan teliti karena setiap nilai sangat berguna dalam penentuan kelulusan tes.

Cara Pendaftaran CPNS 2021

Bagaimana cara pendaftaran CPNS 2021? Link pendaftaran CPNS 2021. Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyediakan satu portal yang dapat diakses masyarakat untuk pendaftaran CASN tahun ini, termasuk CPNS.

Link Daftar CPNS 2021

Adapun Persiapan Pembukaan Seleksi CASN 2021, anda bisa melakukan Pendaftaran CPNS secara online melalui portal SSCASN pada laman sscasn.bkn.go.id.

Suharmen menyampaikan, di dalam portal tersebut terdapat tiga menu utama, yaitu CPNS, CPPPK Non Guru, dan CPPPK Guru. “Ada menu yang harus dipilih. Berikut cara pendaftaran CPNS 2021 melalui laman sscasn.bkn.go.id

1. Akses Portal

Silahakan Anda akses laman sscasn.bkn.go.id, kemudian pilih menu CPNS, setelah itu silahkan lanjutkan pada tahap dua yaitu membuat akun.

2. Buat Akun

Sebelum melakukan pendaftaran, pelamar harus mempunyai akun SSCASN. Pendaftaran akun melalui laman sscasn.bkn.go.id/daftar, menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) atau NIK Kepala Keluarga.

Silahkan Anda Isikan sejumlah data seperti nama lengkap sesuai KTP, nomor HP aktif, e-mail aktif, serta tempat dan tanggal lahir.

Setelah itu masukkan kode captcha dan klik “lanjutkan”. Lengkapi data yang diperlukan. Unggah foto scan KTP dan swafoto sesuai ketentuan.

Klik “lanjutkan“. Pastikan semua data lengkap dan benar, karena data yang telah disimpan tidak dapat diperbaiki atau diubah.

Jika sudah yakin, klik “Proses Pendaftaran Akun” untuk memproses pendaftaran akun. Sebelum mengakhiri proses pendaftaran akun, akan muncul konfirmasi dan klik “Iya”.

Kemudian, muncul tampilan pendaftaran selesai dan keluar pilihan Cetak Informasi Pendaftaran (untuk mencetak) dan Lanjutkan Login Pendaftaran (untuk ke tahap selanjutnya).

3. Login

Pelamar dapat login ke portal SSCASN, menggunakan NIK sebagai username dan password yang telah didaftarkan saat membuat akun di SSCASN 2021. dan silahkan isi kandata yang diperlukan, klik “Selanjutnya”.

4. Pilih Jenis Seleksi dan Daftar Formasi

Setelah melengkapi pengisian biodata, lalu pilih jenis seleksi dan mendaftar formasi. Pilih instansi dan jenis formasi sesuai kualifikasi, dan isikan sejumlah data yang diwajibkan. Masukkan kode captcha, klik “Selanjutnya”.

5. Unggah Dokumen

Setelah memilih jenis seleksi dan mendaftar formasi, kemudian unggah dokumen. Jenis dokumen yang diunggah berbeda-beda sesuai persyaratan instansi yang dilamar.

Perhatikan tipe dokumen dan ukuran yang dapat diunggah ke sistem. Nantinya, status dokumen akan berubah menjadi “Sudah Diunggah” jika proses unggah dokumen berhasil.

Pelamar dapat melihat dokumen yang telah diunggah dengan klik “Lihat”. Dokumen yang telah diunggah tidak dapat diubah kembali setelah mengakhiri pendaftaran. Setalah yakin semua dokumen sudah sesuai, klik “Selanjutnya”.

6. Resume Pendaftaran

Setelah melengkapi unggah dokumen, muncul halaman resume. Pelamar wajib membaca dan mengecek kembali data-data yang telah diisi.

Jika pelamar telah yakin tidak ada kesalahan, pelamar dapat menandai (check list) seluruh kotak yang ada pada tampilan yang tersedia, mulai nama instansi hingga persyaratan instansi.

Tandai kotak pernyataan dan klik “Akhiri Proses Pendaftaran”. Kemudian akan tampil notifikasi untuk mengakhiri proses pendaftaran dan peringatan bahwa setelah proses diakhiri, semua data tidak dapat diubah kembali.

Jika pelamar sudah yakin, klik “Iya”, maka akan tampil halaman Final Resume. Di bagian ini, pelamar sudah tidak dapat mengubah data kembali.

Pelamar dapat mencetak Kartu Informasi Akun dengan klik “Cetak Kartu Informasi Akun” dan Kartu Pendaftaran SSCASN dengan klik “Cetak Kartu Pendaftaran CPNS”.

Semoga bermanfaat, jangan lupa pantau terus SSCN P3K 2021 agar tidak ketinggalan informasi untuk mendapatkan angan-angan menjadi ASN 2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *