10 Cara Wujudkan Impian Kuliah ke Luar Negeri

Wujudkan Impian Kuliah ke Luar Negeri – Banyak cara ditempuh untuk meneruskan jenjang pendidikan di luar negeri, salah satunya dengan mencari beasiswa.

Dengan beasiswa itu jelas akan mengurai beban biaya pendidikan yang membengkak karena dijamin pemberi beasiswa.

Menurut survei terbaru, setidaknya ada 4,3 juta mahasiswa yang tidak kuliah di negara asal, atau bisa kita katakan kuliah ke luar negeri. Lebih dari setengah proporsi tersebut adalah para mahasiswa asal Asia.

Wujudkan Impian Kuliah ke Luar Negeri

Dimanakah mereka berkuliah?

Menurut Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), negara destinasi kuliah paling populer adalah Australia, Inggris, Swiss, Selandia Baru dan Austria.

Belajar di luar negeri tentu menjadi impian banyak pelajar.

Pertanyaannya, bagaimanakah cara untuk bisa mewujudkan impian kuliah di luar negeri?

Banyak yang berpikir bahwa kuliah ke luar negeri adalah suatu hal yang sulit, terutama mempertimbangkan masalah biaya kuliah dan biaya hidup yang tinggi.

Namun, semua ini bisa saja diakali dengan berbagai cara dan tips.

Hal paling penting jika kamu ingin belajar di luar negeri adalah niat. Bulatkan niat, berusaha semaksimal mungkin, dan berdoalah.

Berikut 10 Cara Wujudkan Impian Kuliah ke Luar Negeri

1. Beasiswa Pemerintah

Cara yang paling umum ditempuh ketika seseorang ingin berkuliah di luar negeri adalah dengan cara mencari beasiswa dari pemerintah, baik yang disediakan oleh pemerintah Indonesia maupun pemerintah negara asing.

Dari Indonesia, pemerintah menyediakan beasiswa DIKTI yang mencakup tiket pulang balik, biaya kuliah, dan biaya hidup selama di luar negeri.

Jika kamu mengincar beasiswa dari pemerintah asing, rajin-rajinlah mengecek website kedutaan negara tersebut. Biasanya di sana tercantum persyaratan yang diperlukan untuk mendapatkan beasiswa kuliah.

Satu hal yang pasti, hampir semua beasiswa dari pemerintah memerlukan tes serta sertifikat TOEFL/ IELTS.

2. Beasiswa Universitas

Selain beasiswa dari pemerintah, ada juga jenis bantuan dana yang langsung disediakan oleh kampus di luar negeri yang bersangkutan.

Biasanya, untuk mendapatkan beasiswa jenis ini kamu harus sudah diterima dahulu di universitas tersebut (tentu saja dengan mengumpulkan dokumen yang diperlukan serta membayar uang pendaftaran).

Setelah terdaftar, kamu bisa melamar lagi untuk mendapatkan bantuan dana dari universitas tersebut.

Biasanya, untuk beasiswa jenis ini kamu memerlukan modal awal setidaknya untuk membeli tiket pesawat ke universitas tersebut dan biaya hidup untuk setidaknya satu semester.

Beasiswa baru akan diberikan oleh universitas ketika kamu menunjukkan performa akademis yang baik atau menghasilkan prestasi-prestasi selama belajar di sana.

3. Beasiswa Swasta/ Sponsor

Ada juga pihak swasta yang bisa membantu kuliah kamu di luar negeri. Di Indonesia, perusahaan besar seperti Djarum secara rutin membuka lowongan untuk para mahasiswa yang memerlukan bantuan beasiswa baik di dalam maupun luar negeri.

Kamu bisa juga mencoba menelusuri website-website perusahaan swasta untuk mencari peluang beasiswa. Kamu bisa juga mengajukan proposal beasiswa ke pihak swasta, misal di tempat kamu bekerja atau pernah magang.

Walaupun kecil kemungkinannya untuk diterima, terkadang beberapa perusahaan tersebut memang menyediakan dana khusus untuk menyekolahkan karyawan-karyawannya.

4. Pertukaran Pelajar

Pertukaran pelajar adalah salah satu jalan mudah lainnya untuk merasakan pengalaman belajar di luar negeri. Tentu saja, kamu harus benar-benar berprestasi di kampus atau sekolah jika ingin memperoleh satu tempat dalam pertukaran pelajar.

Keaktifan berorganisasi, kepribadian, dan keahlian khusus juga menjadi bahan pertimbangan untuk seleksi pertukaran pelajar.

Di atas semua itu, tentunya kamu juga harus meraih nilai akademis yang baik, dengan IP rata-rata 3,0 atau nilai rapor 75 persen.

Biasanya dalam beasiswa jenis ini kamu tidak hanya mendapat kesempatan untuk berkuliah, namun juga tinggal bersama sebuah keluarga lokal di negara tersebut.

5. Student Loan (Peminjaman Uang Kuliah)

Sangat banyak pelajar Indonesia yang berkuliah di Singapura (terutama di NTU dan NUS) dengan mengambil program Student Loan.

Program ini memberi kesempatan para pelajar untuk berkuliah di universitas tertentu dengan cara meminjamkan sejumlah besar uang. Uang tersebut nantinya bisa dibayarkan setelah sang mahasiswa lulus dan mendapat pekerjaan.

Satu poin penting sebelum menandatangani program student loan, kamu harus mengecek baik-baik kontraknya. Perhatikan berapa persen bunga yang harus kamu bayar, kapan kamu harus membayar, dan dengan cara apa saja kamu bisa membayar pinjaman tersebut. Jika semua sesuai dengan kondisi dan harapan kamu, baru tanda tangani kontrak tersebut.

6. Summer Course

Summer Course atau kelas musim panas adalah sebuah program yang diselenggarakan oleh pemerintah atau pihak swasta untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa asing merasakan pengalaman tinggal di negara tersebut.

Dalam summer course, kamu tidak akan belajar suatu mata kuliah akademis, namun lebih dikhususkan pada hal-hal khas negara tersebut seperti bahasa dan kebudayaan.

Biasanya summer course berdurasi antara 1 hingga 6 bulan. Kamu mungkin tidak akan mendapatkan gelar apapun, namun pasti akan mendapat sertifikat yang mungkin kelak sangat berguna membantu kamu dalam mendapatkan beasiswa.

7. Program Volunteer

Program Volunteer atau menjadi sukarelawan juga bisa menjadi batu pijakan untuk belajar ke luar negeri. Salah satu program volunteer paling terkenal di kampus-kampus Indonesia adalah AIESEC.

Dimana kamu nantinya akan dikirimkan ke berbagai negara untuk melakukan kegiatan sosial, seperti mengajar anak SD, membuat berbagai penyuluhan, sekaligus mengadakan riset kecil-kecilan.

Dalam program volunteer, pada awalnya mungkin kamu harus mengongkosi sendiri tiket pesawat dan biaya hidup selama di sana. Namun, sertifikat dari program-program seperti ini sangat membantu jika kamu mengikuti tes beasiswa ataupun tes lowongan kerja.

8. Beasiswa Kebudayaan/ Olahraga

Mungkin secara akademis nilai kamu tidak terlalu istimewa, namun mungkin saja kamu memiliki bakat khusus di bidang kesenian atau olahraga. Jika ternyata memang demikian, jangan ragu-ragu untuk mencari peluang belajar di luar negeri.

Beberapa negara Eropa dan Amerika sangat mengapresiasi bakat seni dan olahraga dan tidak segan-segan untuk membiayai kandidat yang berpotensi.

Beasiswa Kebudayaan bisa diberikan dalam bentuk residency, di mana kamu bisa tinggal selama beberapa bulan dalam sebuah universitas/ galeri seni, dan nantinya di sana kamu akan membuat dan memamerkan karya-karya kamu.

9. Riset

Jika kamu memiliki sebuah riset penelitian tertentu yang kira-kira berpeluang untuk dilaksanakan di luar negeri, cobalah untuk mendapatkan beasiswa dari pemerintah maupun pihak swasta. Biasanya, beasiswa jenis ini diajukan oleh lulusan S-2 yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan S-3.

Satu hal yang harus kamu persiapkan dengan baik saat mengajukan beasiswa riset adalah proposal riset yang sempurna.

Pastikan proposal tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan distempel oleh universitas tempat kamu belajar saat ini. Biasanya, peluang untuk mendapatkan beasiswa riset sangat besar karena pelamarnya di Indonesia masih sangat sedikit.

10. Seminar

Satu lagi kesempatan untuk belajar di luar negeri adalah dengan cara menghadiri seminar-seminar akademis yang diadakan di negara-negara lain.

Karena seminar biasanya hanya berlangsung dalam hitungan hari, kamu hanya memerlukan visa turis untuk memasuki negara tersebut, sehingga prosesnya terbilang cukup simpel.

Pastikan untuk menyimak website universitas luar negeri untuk mengetahui jadwal seminar yang akan diselenggarakan.

Walaupun kebanyakan kamu harus menanggung sendiri biaya perjalanan dalam mengikuti seminar luar negeri, sertifikat yang kamu dapatkan bisa menjadi sebuah bahan pertimbangan yang sangat kuat jika kelak kamu mengikuti tes beasiswa atau mengajukan lamaran kerja.

11. Gunakan Jasa Konslutasi Pendidikan

Poin kesebelas ini sangat penting untuk anda lakukan sebelum melakukan pendaftaran kuliah di luar negeri. Banyak jasa-jasa konsultasi pendidikan gratis di internet seperti Agen Pendidikan 123 dan ICAN Education Consultant.

Wujudkan Impian Kuliah ke Luar Negeri dan silahkan anda konsultasi permasalahan yang anda hadapi ketika ingin mendaftar perkuliahan di luar negeri, dan mereka akan membimbing anda bahkan memberikan rekomendasi perkuliahan di luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *